‘Bau Politik’ dalam Perombakan Direksi BULOG

Menurut Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Wahyu Kuncoro, perombakan direksi Bulog sebagai salah satu bentuk penyegaran manajemen untuk memperkuat perannya sebagai stabilitator harga pangan dan menjaga ketahanan pangan nasional.

“Ini sebuah bentuk penyegaran dalam manajemen perusahaan. Pemerintah terus mendorong agar Bulog sebagai perusahaan yang mengemban tugas dari pemerintah dapat menjalankan perannya untuk menjaga Harga Dasar Pembelian gabah petani, stabiltiasi harga, khususnya harga pokok, penyaluran program Bantuan Sosial Rastra, dan pengelolaan stok pangan,” jelasnya.

Berdasarkan keputusan Menteri BUMN Nomor: SK- 115/MBU/04/2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Umum (Perum) BULOG ditetapkan sebagai berikut:

Memberhentikan dengan hormat:
1. Djarot Kusumayakti
2. Pardiman

Mengangkat:
1. Komisaris Jenderal (Purn) Budi Waseso sebagai Direktur Utama
2. Triyana sebagai Direktur Keuangan

Adapun Direksi yang tidak mengalami perubahan yaitu:
1. Karyawan Gunarso sebagai Direktur Operasional dan Pelayanan Publik
2. Imam Subowo sebagai Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri
3. Tri Wahyudi Saleh sebagai Direktur Komersil
4. Febriyanto sebagai Direktur SDM & Umum
5. Andrianto Wahyu Adi sebagai Direktur Pengadaan

Sumber : CNN Indonesia

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*