Beras Impor Kualitas Medium Mulai Beredar

beras impor

Direktur Pengadaan Perum Bulog Andriato Wahyu Adi mengatakan siap menggelontorkan beras medium.

Sebelum menggelontoran ke pasar, Bulog telah melakukan pengemasan ulang dalam ukuran bervariasi mulai 5 kilogram, 10 kilogram, 20 kilogram dan 25 kilogram. Ragam ukuran itu untuk memudahkan masyarakat membeli sesuai kebutuhan.

“Beras dikemas dengan merek sendiri, Beras Kita,” kata Andrianto.

Gelontoran tersebut merupakan hasil penugasan dari rapar koordinasi terbatas yang telah dilewati oleh instansi terkait, termasuk Kementerian Perdagangan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Penyaluran beras ke pasaran menjadi salah satu strategi pemerintah untuk menekan fluktuasi harga beras medium ke batas harga eceran tertinggi (HET) yang diatur Kementerian Perdagangan melalui Permendag Nomor 57 Tahun 2017 tentang Penetapan Harge Eceran Tertinggi yakni Rp9.450 per kilogram untuk wilayah Jawa, Sumatera Selatan dan Bengkulu.

Sementara itu, beras impor yang telah masuk kini turut menambah stok beras di Gudang Bulog berjumlah 972.000 ton setelah ditambah dengan beras hasil serapan dari petani. Jumlah tersebut hampir menyentuh stok normal nasional dengan rata-rata 1,2 juta- 1,5 juta ton.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Tjahya Widayanti mengatakan beras impor mulai digelontorkan ke pasar sejak 16 April lalu bersamaan dengan beras stok cadangan beras pemerintah. Namun tidak dijelaskan lebih lanjut terkait jumlah beras yang telah disalurkan pemerintah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*