gula rafinasi

BULOG Diusulkan jadi Distributor Gula Rafinasi

Posted on

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengusulkan pendistribusian Gula Kristal Rafinasi (GKR) kepada industri atau Usaha Kecil Menengah (IKM) dikelola oleh BULOG.

Pasalnya, BULOG telah memiliki fasilitas dan gudang yang tersebar di seluruh Indonesia sehingga memudahkan IKM untuk mengakses kebutuhan gula rafinasi.

“Singkatnya, lokasi BULOG mendekati lokasi IKM berada,” kata Ketua Umum Apindo Haryadi Sukamdani, saat ditemui di Gedung Permata Kuningan, Jakarta.

Peran BULOG untuk menjembatani IKM dalam memperoleh gula rafinasi, katanya, dapat menambah pendapatan negara melalui keuntungan penjualan.

Selain itu, sistem pencatatan pembelian lewat BULOG akan lebih transparan sehingga mencegah terjadinya perembesan ke gula konsumsi.

“Sehingga target membantu usaha kecil menengah dapat terwujud,” imbuh dia

Ia menambahkan, tata kelola GKR ke industri besar selama ini berjalan dan tidak mengganggu pertumbuhan ekonomi, industri, dan investasi. Sebab itu, pemerintah hanya perlu mengoptimalkan sistem tata kelola gula rafinasi dari hulu ke hilir.

“Selama ini setiap pembelian GKR telah melalui mekanisme pelaporan kontrak pembelian dan realisasi pemakaian, yang sudah mencatatkan kuantitas, harga dan lain-lain pada pihak pemerintah, termasuk proses audit oleh surveyor telah berjalan baik,” tutur dia.

Hal serupa disampaikan Ekonom Universitas Indonesia Faisal Basri. Dia menilai Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 16 dan Nomor 40 Tahun 2017 tidak diperlukan untuk mengatur penyaluran gula rafinasi.

Mekanisme lelang dinilai hanya memicu praktik makelar gula dan membuat rantai distribusi menjadi semakin panjang.

Faisal mengusulkan BULOG sebagai pengelola distribusi gula akan lebih efektif dan efesien.

“Tugaskan BULOG membeli langsung dari produsen dengan harga kompetitif lalu menyalurkan ke UKM,” ungkap dia.

Sebelumnya, pemerintah menunda waktu pelaksanaan lelang GKR yang semula Oktober 2017 menjadi Januari 2018. Lelang gula rafinasi dilakukan agar UKM mudah mendapatkan bahan baku yang terjangkau.

Pengunduran waktu ini diputuskan dalam rapat koordinasi antara Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita pada Jumat 22 September 2017 lalu.

Rapat tersebut memutuskan untuk mengubah waktu pelaksanaan lelang GKR dari 1 Oktober 2017 ke awal tahun depan.

Sumber berita : http://ekonomi.metrotvnews.com/mikro/yNLea8vb-bulog-diusulkan-jadi-distributor-gula-rafinasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *