BULOG : Kami Komitmen Jaga Ketersediaan dan Stabilisasi Harga Pangan

siti kuwati bulog

Sekretaris Perusahaan Perum Bulog, Siti Kuwati mengatakan pihaknya selalu berkomitmen dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Hal itu sesuai dengan penugasan Presiden yang dipertegas dalam Presiden Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2016.

“BULOG ditugaskan oleh Pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan dan stabilisasi harga pangan pada tingkat produsen dan konsumen.” ujarnya di Kantor Pusat Perum BULOG, Selasa (20/2).

Pada tingkat produsen, BULOG menjaga stabilisasi harga dengan pembelian pangan mengacu pada Harga Pembelian Pemerintah (HPP) atau Harga Acuan, dan dilakukan jika harga pasar berada dibawah HPP atau Harga Acuan.

HPP yang saat ini berlaku berdasarkan Instruksi Presiden RI Nomor 5 Tahun 2015, dan BULOG wajib mematuhinya. Artinya untuk produsen, BULOG berfungsi sebagai penyangga harga, yang apabila harga sudah diatas HPP maka tugas BULOG disisi produsen sudah cukup karena produsen (petani) sudah terlindungi harganya. Intinya tugas BULOG bukan untuk menyerap pada saat harga sudah diatas HPP.

“Saat ini, rata-rata harga pasar untuk gabah/beras berada diatas HPP, sehingga BULOG sulit menyerap. Dalam hal ini, tugas BULOG sebagai penyangga harga di tingkat produsen sudah berjalan sesuai tupoksi.” tambah Wati, panggilan akrabnya.

Berdasarkan data BPS, rata-rata nasional sepanjang tahun 2017 harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani berkisar Rp4.308-Rp4.995/kg, dan gabah kering giling (GKG) di tingkat penggilingan berkisar Rp5.313-Rp5.689/kg.

Sedangkan beras medium ditingkat penggilingan sepanjang tahun 2017 yaitu berkisar di harga Rp8.654-Rp9.526/kg. Ketiganya selalu berada diatas HPP, yaitu GKP tingkat petani Rp3.700/kg, GKG tingkat penggilingan Rp4.600/kg dan beras medium Rp7.300/kg.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*