BULOG, RPK dan Stabilisasi Pangan

Posted on

Pasokan terjaga dan ada di dekat konsumen, sementara harga terjaga pada tingkat harga eceran yang ditetapkan.

Bayangkan apabila ada 1 RPK di 1 RW, ada berapa banyak jaringan yang terbentuk. Hal ini tentunya akan menumbuhkan kekuatan pasar tersendiri yang bisa diatur oleh Pemerintah tanpa menghilangkan mekanisme pasar yang ada.

Apa Untungnya Bagi Sahabat RPK?

Selayaknya pedagang yang berjualan, maka ada selisih harga beli dan harga jual yang menjadi margin keuntungan bagi Sahabat RPK.

Tapi ternyata Sahabat RPK tidak hanya mencari keuntungan semata.  Ide stabilisasi pasokan dan harga juga menjadi komitmen Sahabat RPK.  Ini telah teruji saat harga gula meningkat tajam, Sahabat RPK tetap setia menjual gula hanya pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang jauh di bawah harga pasar.

Kesetiaan Sahabat RPK ini sangat membantu konsumen untuk mendapatkan pangan yang dekat dengan rumahnya tanpa perlu jauh-jauh ke pasar namun dengan harga terjangkau.

Apabila dengan 1 RW 1 RPK, artinya merupakan langkah strategis untuk menjaga pasar bagi masing-masing Sahabat RPK.

Memungkinkan ada kekecewaan satu masyarakat karena di RW nya sudah ada Sahabat RPK sehingga tidak bisa mendaftar sebagai RPK baru, namun hal ini bisa disiasati dengan kerjasama diantara mereka untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga pangan.  Kolaborasi yang harmonis antar anggota masyarakat.

Pengaruh Terhadap Stabilisasi Harga?

Dengan tersedianya pasokan di dekat konsumen dan harga lebih murah atau minimal sama dengan harga di pasar, maka konsumen cukup membeli di RPK terdekat.

Masyarakat tidak berbondong-bondong masuk pasar dan berdampak pada penurunan permintaan pangan ke pasar. Hukum ekonomi bercerita,  kalau permintaan turun ke pasar turun, maka harga pangan pun bisa ikut turun.

Dengan demikian harga di dalam pasar terkendali, harga di luar pasar tidak mendistorsi,  maka Pemerintah akan mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Dari sisi rantai distribusi, akan ada beberapa simpul mata rantai yang bisa dipotong.

Produsen – BULOG – Sahabat RPK – Konsumen. Pendeknya mata rantai ini akan memberikan harga yang semakin bersaing dalam proses penjualannya.

Hal ini tentunya juga akan berdampak pada penurunan/stabilisasi harga baik di produsen (dengan jaminan harga dan pasar dari BULOG/Pemerintah) maupun di konsumen.

Saya yakin, masih banyak kiranya ide dan mimpi besar RPK dan BULOG. Semakin banyak ide-ide brilian yang muncul dari BUMN Pangan satu ini yang menarik untuk dicermati.

Kami yakin itu….  Di ulang tahun BULOG, kami berdoa tetaplah maju BULOG, lestari sepanjang masa.

Tumbuh dan berkembanglah RPK dan BULOG, menjadi jaringan distribusi pangan milik masyarakat yang berkomitmen mulia untuk membantu tegaknya ketahanan pangan nasional.

Artikel by Epi Sulandari via kompasiana.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *