beras rastra bulog

BULOG Sudah Tak Berfungsi Semestinya

Posted on

Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai BULOG sudah tak miliki fungsi yang seharusnya. Indikasi itu terlihat dengan kondisi kusutnya distribusi beras di Indonesia.

Ekonom Senior Didik J Rachbini menjelaskan peran-peran BULOG sebagai penyangga pangan sudah diamputasi IMF.

“Salah satunya, BULOG sekarang tidak lagi memiliki gudang-gudang penyimpanan beras yang memadai,” ujar Didik di Kantor Indef, Jakarta, JUmat (28/7/2017).

Akibat tidak adanya badan penyangga pangan, kata Didik, pemerintah tidak bisa melakukan intervensi harga. Padahal, pemerintah sudah menetapkan harga patokan lewat harga pemebelian pemerintah (HPP).

“Memang BULOG saat Orde Baru punya peran vital. BULOG saat itu memerankan fungsi-fungsi sebagai badan penyangga pangan. Sehingga, pemerintah bisa mengendalikan harga beras di pasaran,” tutur dia.

Menurutnya, pada saat Orde Baru BULOG membeli beras para perani, saat harga beras anjlok, akibat panen raya. Begitu juga saat paceklik yang harga beras membumbung tinggi, beras yang disimpan digudang digelontorkan ke masyarakat, hingga para spekulan tidak berdaya.

Konsep tersebut dinilai berhasil. Bahkan, konsep BULOG sebagai badan penyangga pangan itu dicontoh negara tetangga seperti Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Brunei.

“Hanya sekarang ini peran BULOG sebagai peyangga pangan itu sudah hilang. BULOG sudah orientasinya profit. Makanya, bila ingin perberasan stabil harus ada badan penyangga,” tutur Didik.

Sumber berita : Netral News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *