Cerita Budi Waseso soal Aturan yang Lemahkan Bulog

Jika regulasinya menghambat gerak Bulog, kata Budi, dirinya tak bisa berbuat apa-apa selain menunggu penugasan. Fungsinya sebagai stabilisator harga dan memastikan ketersediaan barang tidak tercapai karena tidak adanya regulasi yang mendukung.

Selain itu, Bulog juga harus memastikan produsen maupun konsumen tidak dirugikan dengan harga di pasaran. Gabah petani tidak boleh diberi harga rendah, sementara konsumen juga jangan diberi harga mahal.

Regulasi lainnya, menurut Budi, yakni terkait penyimpanan beras dan kewenangan Bulog dalam melihat atau mendisposal barang yang sudah tidak layak pakai.

“Sampai hari ini tidak ada. Makanya, saya inventarisasi permasalahan di setiap direksi yang selama ini menghambat tugas Bulog. Nanti kita pilah mana yang jadi prioritas,” kata Budi.

Ke depannya, Budi ingin ada regulasi yang mendukung tugas Bulog sebagai penanggung jawab sembilan bahan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga.

“Faktanya kami tidak punya regulasi yang kuat seperti itu. Ini yang harus dievaluasi dan diperbaiki,” lanjut dia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*