RPK

Gandeng Kejaksaan, BULOG Sulteng Buka Rumah Pangan Kita

Posted on

Sinergi apik antara insitusi penegak hukum dan perusahaan BUMN terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Menggandeng Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulteng, Perum BULOG menjalin kemitraan dengan membuka rumah pangan kita (RPK), Sabtu 7 Oktober 2017.

RPK tahap pertama ini nantinya menjual komoditi pangan dari BULOG Sulteng, seperti beras, gula pasir dan minyak goreng.

“Ke depan BULOG akan menambah beberapa komoditi pangan lain untuk dijual di RPK Kejati Sulteng. Termasuk menambah komoditi bawang merah dan putih,” kata Kepala Perum BULOG Sulteng, Khozim.

Khozim menambahkan, semua komoditi pangan yang dijual BULOG akan diperjual-belikan di seluruh RPK yang ada di wilayah Sulteng.

Kepala Divisi Pengembangan Bisnis dan Industri Hilir Perum BULOG Pusat, Supriyanto menyambut baik kerja sama yang telah dibangun selama ini antara BULOG Sulteng dengan pihak Kejati.

“Kemitraan ini akan terus ditingkatkan antara BULOG dan Kejati Sulteng,” kata dia.

Sementara Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Sulteng, Sampe Tuah mengatakan kehadiran RPK di setiap daerah di Tanah Air merupakan program pemerintah dalam menjaga kestabilan harga pangan.

“RPK hadir untuk mendekatkan masyarakat dengan akses pasar. Sehingga untuk membeli kebutuhan sehari-hari tidak lagi harus ke pasar, tetapi di RPK terdekat,” ujar Sampe Tuah.

Sebagai informasi, harga komoditi pangan yang dijual di RPK sama dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Misalkan komoditi gula pasir Rp12.500/kg dan minyak goreng Rp12.500/liter.

Bahkan, beras dijual di RPK dibawah HET. Beras premium sesuai HET Rp12.800/kg. Tetapi BULOG menjual beras melalui RPK untuk jenis premium hanya Rp10.500/kg. Padahal HET beras premium ditetapkan pemerintah pusat Rp12.800 dan medium Rp9.450/kg.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *