Keterbatasan Stok Jadi Alasan Pedagang ‘Malas’ Tetapkan HET Beras

stabilisasi harga beras bulog

Sebelumnya diberitakan bahwa Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengundur waktu pemberlakukan wajib Harga Eceran Tertinggi (HET) komoditas beras kepada seluruh pelaku usaha.

Awalnya penetapan wajib HET beras ini direncanakan mulai 1 April 2018 dan saat ini diundur menjadi 13 April 2018.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat memimpin rapat koordinasi stabilisasi harga dan stok pangan kebutuhan pokok menjelang puasa dan Lebaran.

“Khusus komoditas beras, seluruh pedagang beras di pasar tradisional diwajibkan menjual beras medium dan ritel modern wajib menjual beras premium sesuai dengan HET per 13 April 2018. Pemerintah juga siap mengisi stok beras medium di pasar tradisional jika terjadi kekurangan,” ungkapnya di Kemendag, Senin (9/4/2018).

Selain itu, Enggar menjelaskan pada H-15 sebelum Lebaran, Kementerian Perdagangan juga akan menugaskan 200 pegawai turun langsung ke daerah yang berpotensi rawan guna memantau secara periodik agar dapat membuat langkah yang tepat dalam menjaga stabilitas harga bapok di setiap daerah.

“Presiden Joko Widodo pada Ratas memberikan arahan kepada Kementerian Perdagangan untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga barang kebutuhan pokok serta mengamakan transportasi untuk distribusi bahan pokok menjelang puasa dan Lebaran,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perdangan Dalam Negeri Tjahya Widayanti mengatakan, kewajiban penetapan HET beras ini berlaku bagi seluruh pedagang pasar tradisional. Nantinya semua pasar akan diberikan pasokan beras medium oleh Bulog sehingga tidak ada alasan tidak bisa menjual sesuai HET.

“Di pasar rakyat ini beras medium ini masih belum dipenuhi, dipatuhi. Nah mereka diminta untuk menjual beras senilai HET. Jadi kita pastikan dulu semuanya, misalnya suatu daerah belum punya beras seharga itu, kita minta Bulog untuk gelontorin. Beras Bulog kan sekarang bagus-bagus,” tukasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*