Pedagang Dukung Kebijakan Buwas Tolak Impor Beras

https://ekbis.sindonews.com/read/1237666/34/perhepi-pilih-pendekatan-intervensi-daripada-het-1504797529

Baca juga : Buwas Kukuh Tolak Impor Beras

“Kalau petani kita lagi banyak kita tutup dulu kran impor. Jika bulan 11 kita kritis baru dibuka, jadi tidak mengganggu harga petani. Malah kita mendukung petani karena bulan 11-1 itu petani jadi konsumen kita,” jelasnya.

Pedagang: Tak Perlu Impor Lagi, Harga Beras Sudah Turun di Bawah HET

Memasuki pekan kedua Ramadhan, rata-rata harga beras di Pasar Induk Cipinang (PIBC) terpantau turun. Bahkan harga beras medium saat ini dibanderol sebesar Rp 8.100-Rp 9.200 per kg atau di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Kementerian Perdagangan sebesar Rp 9.450 per kg.

“Kalau medium masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) ya kisaran Rp 8.100 per kg sampai Rp 9.200-an lah,” ujar salah satu pedagang beras sekaligus Sekretaris Koperasi Pasar Induk Beras Cipinang Dahyar Cecep saat ditemui Kumparan di PIBC, Jakarta Timur, Rabu (30/5).

Cecep menambahkan bahwa untuk saat ini stok beras sangat berlimpah di PIBC sehingga pemerintah tak perlu ada tambahan kuota impor.

Stok beras yang masuk di PIBC datang dari berbagai daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Kalau saya untuk saat ini impor kita tahan dulu lah, jangan impor. Buktinya enggak ada gejolak (harga),” imbuhnya.

Senada dengan Cecep, salah satu pedagang lainnya bernama Yono mengungkapkan bahwa harga beras cenderung stabil dalam beberapa hari terakhir. Di lapaknya, dia menjual harga beras medium sebesar Rp 9.100-Rp 9.300 per kg.

“Masih wajar, di bawah HET Rp 9.100 per kg, sampai Rp 9.300 per kg,” katanya.
Dia menegaskan stok beras cukup sampai Lebaran. Masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan beras dan terjadi gejolak harga karena stok saat ini sangat banyak.

“Masih banyak stok belum ada kenaikan harga beras, sampai Lebaran masih cukup,” tegasnya.

Stok beras di PIBC saat ini masih berada di kisaran 40.000 ton. Sementara untuk pemasukan dan pengeluaran rata-rata sekitar 2.500 ton sampai dengan 3.000 ton atau tergolong ideal.

Sumber : kumparan.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*