Siti Kuwaiti: Cadangan Beras Minus Karena Kami Gelar Operasi Pasar Untuk Stabilkan Harga

Posted on

CBP merupakan cadangan beras milik pemerintah yang sumber pembiayaannya didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dan dikelola oleh BULOG.

CBP digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam rangka mengantisipasi masalah kekurangan pangan, gejolak harga, keadaan darurat akibat bencana dan kerawanan pan­gan.

Lantas bagaimana penjelasan BULOG terkait masalah ini? Berikut penuturan Sekretaris Perum BULOG, Siti Kuwaiti kepada Rakyat Merdeka.

Sampai saat ini berapa mi­nusnya?

Sebaiknya jangan pakai kata minus, karena akan menimbulkan salah persepsi seolah BULOG berasnya minus. Minus itu stok administrasi saja, bukan berarti stoknya enggak ada.

Kenapa bisa minus?

Karena ada penugasan dari pemerintah untuk melaksanakan operasi pasar (OP) mengguna­kan CBP, untuk menstabilkan harga. Sisa CBP 2017 adalah sekitar 280 ribu ton. Stok itu dipakai sejak awal tahun, hingga Oktober 2017.

Lalu BULOG ditugaskan OP CBP oleh Kemendag sejak Oktober 2017, sampai dengan 31 Maret 2018. Jadi OP yang dilak­sanakan di 2018 menggunakan sisa 2017. Realisasi OP sampai dengan Rabu lalu adalah sekitar 290 ribu ton.

Karena sudah minus begitu, lalu bagaimana?

Karena anggaran administrasi CBP 2017 habis di bulan Februari 2018, jadi BULOG gelontorkan beras dari stok operasional. CBP itu jumlahnya kan ditentukan. Tapi karena terus menerus harus melakukan OP, maka kami pakai stok operasional BULOG.

Berapa stok beras operasional BULOG saat ini?

Beras operasional BULOG kurang lebih 600.000 ton.

Apakah stok operasional itu mencukupi?

Saat ini stok BULOG terus menambah stok dengan menyerap panen, dan juga melalui impor sesuai perintah pemerintah untuk operasional, dan menjaga stabilisasi harga.

Kenapa stok CBP itu belum diisi kembali?

Saat ini BULOG tetap menyerap hasil petani sesuai ketentuan Inpres (Instruksi Presiden) Nomor 5 Tahun 2015, tentang ketetapan harga dan kualitas yang harus dipatuhi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *