240 Ton Beras Mubazir Tersimpan di Gudang BULOG Larantuka

BULOG Hadapi Situasi Dilematis

SEBANYAK 240 ton beras sejatera (rastra) ditemukan tidak layak konsumsi dan mubazir tersimpan di gudang Bulog Larantuka, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur.

Ratusan ton beras ini diduga disimpan terlalu lama sehingga mengakibatkan beras mulai membusuk dan turun mutu, sehingga tidak layak lagi dikonsumsi oleh masyarakat.

Kasubdivre Perum Bulog Larantuka Piter Dehan saat ditemui di lokasi gudang, Sabtu (13/7) mengakui telah melaporkan kondisi ini ke kantor pusat dan masih menunggu jawaban dan keputusan dari kantor pusat untuk langkah yang dilakukan terhadap ratusan ton beras yang tidak layak ini.

“Saat ini ada 240 ton beras yang tidak layak konsumsi lagi atau turun mutu. Beras yang tidak layak ini akibat disimpan terlalu lama di dalam gudang. sehingga menurun mutunya dan tidak layak lagi didistribusikan ke warga,” ujar Piter.

Baca juga : Jangan Biarkan Kaki BULOG Pincang

Diakuinya, ratusan ton beras tidak layak ini memang disimpan lama karena disiapkan hanya untuk bantuan sosial. Sehingga jika tidak ada permohonan bantuan, beras-beras tersebut tetap disimpan dan tidak dapat dimafaatkan untuk urusan yang lain selain untuk bantuan sosial.

Piter juga menyampaikan, ratusan ton beras yang tidak dipakai lagi, tidak berdampak pada sistem distribusi beras ke warga-warga karena ketersediaan beras masih mencukupi hingga Oktober mendatang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*