Bantuan Pangan Non-Tunai Dinilai Picu Kenaikan Harga Beras di Daerah

Menurut Herman, sistem distribusi beras BULOG sudah terintegrasi dari hulu ke hilir, sehingga pelaksanaan rastra dapat dilakukan secara tepat waktu dengan harga yang sama di seluruh Indonesia. Dia meminta BULOG tetap harus dilibatkan dalam program peningkatan ketahanan pangan nasional.

“Kementerian Sosial bisa menjalankan BNPT, namun tidak akan bisa melakukan stabilisasi harga beras,” ujar Herman.

Anggota Ombudsman Alamsyah Saragih juga mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya, nilai bantuan dalam kartu yang diterima masyarakat akan merosot jika harga bahan pangan naik.

Baca Juga :  Badan Pangan Nasional dan Kebijakan Perberasan

Sementara, kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras yang dijalankan oleh Kementerian Perdagangan belum membuahkan hasil.

“Nilai voucher dapat tergerus oleh kenaikan harga beras,” tutur Alamsyah.

Selain itu, dia juga menyorot sistem pergeseran persediaan BULOG menjadi penjualan di e-warung.

Perlu dilakukan pengawasan pengelolaan transisi dan intergrasi pergeseran beban persediaan dari public stock ke private stock.

Sumber berita http://katadata.co.id/berita/2017/09/22/bantuan-pangan-non-tunai-dinilai-picu-kenaikan-harga-beras-di-daerah

Leave a Comment