Bawang Merah Mahal, BULOG Siap Ditugaskan untuk Stabilisasi

bawang merah

Harga bawang merah dalam beberapa hari terakhir terus mengalami lonjakan hingga mengalami kelangkaan pasokan. BUMN Pangan, Perum Bulog, menyatakan siap jika pemerintah memberikan penugasan untuk melakukan operasi pasar.

Sekretaris Perusahaan Bulog Awaluddin Iqbal menuturkan, dalam melakukan stabiliasi harga pangan, tiga komoditas yang dimandatkan kepada Bulog yakni beras, jagung, dan kedelai. Bulog, untuk sementara fokus pada beras yang menjadi bahan pangan utama masyarakat.

Adapun diluar itu, terdapat komoditas gula dan daging kerbau yang telah diberikan penugasan kepada pemerintah untuk melakukan stabilisasi harga. Terutama, penugasan stabilisasi ditempuh dengan importasi lantaran produksi dalam negeri belum mencukupi.

“Bawang merah, sampai saat ini kita tidak ada penugasan, tapi kita siap untuk itu karena infrastruktur kita cukup,” kata Awaluddin, Senin (13/4).

Awaluddin menuturkan, saat ini Bulog telah memiliki fasilitas gudang penyimpanan untuk bawang merah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah yang menjadi sentra.

Baca juga : Sudah Kantongi Izin, BULOG Perkirakan Gula Impor Mulai Masuk Akhir April 2020

Hanya saja, ketika tidak ada penugasan untuk pemerintah, fasilitas itu digunakan untuk bisnis komersial sebagaimana biasanya.

“Kita memang punya fasilitas itu, tapi bisnis sehingga ada untung rugi. Beda kalau penugasan dari pemerintah untuk stabilisasi harga,” ujarnya.

Sebelum ada penugasan tambahan, Bulog akan tetap fokus untuk mengamankan pasokan beras, gula, dan daging. Terlebih menjelang bulan puasa, komoditas tersebut harus sudah tersedia dengan cukup.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*