Borong 1 Juta Ton Beras dari Petani, Upaya BULOG Amankan Harga Beras di Tingkat Petani

Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) melakukan pembelian beras hingga 1 juta ton dengan melibatkan gabungan kelompok tani (Gapoktan), penggilingan, dan sejumlah pemangku kepentingan, Rabu (22/9/2021).

Hal tersebut menjadi wujud konsistensi Bulog dalam menjalankan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 5 Tahun 2015 tentang Kebijakan Pengadaan Gabah atau Beras dan Penyaluran Beras oleh Pemerintah.

Selain itu, pembelian beras dari petani langsung merupakan upaya Bulog dalam mengamankan harga gabah beras di tingkat petani selama pandemi Covid-19.

Diberitakan Kompas.id, Kamis (16/9/2021), rentetan praktik pembelian gabah di bawah harga pembelian pemerintah (HPP) terjadi selama 17 bulan berturut-turut.

Kondisi ini amat berpotensi menimbulkan kerugian serta mengancam perekonomian petani. Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat, praktik HPP terjadi sejak April 2020 hingga Agustus 2021.

Melalui keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu, Sekretaris Perum Bulog Awaludin Iqbal mengatakan bahwa sepanjang 2021, total realisasi pengadaan beras dalam negeri mencapai 1.003.088 ton.

Jumlah ini merupakan total dari semua wilayah kerja Perum Bulog di Indonesia. Menurutnya, keberhasilan itu tak terlepas dari kerja keras seluruh jaringan Bulog.

Leave a Comment