Bos Bulog Buwas: Insyaallah Tak Ada Impor di 2019

buwas bulog

Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) memastikan Indonesia tidak akan melakukan impor beras pada tahun depan.

Pasalnya, sisa pasokan beras masih akan ditambah dengan penyerapan beras petani selama musim panen demi memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso, merujuk pada data pengadaan beras per 27 Desember 2018, menyebutkan saat ini realisasi pengadaan beras sudah mencapai 3,26 juta ton.

Di antaranya sebanyak 519.285 ton beras telah digunakan untuk operasi pasar. Dengan kata lain, sisa stok beras yang dimiliki Bulog saat ini tercatat 2,74 juta ton.

Menurut hitung-hitungannya, panen besar mulai terjadi pada April. Sehingga Bulog masih akan mengguyur pasokan beras demi mengamankan harga beras antara Januari hingga Maret.

Selama periode tiga bulan pertama itu, ia menghitung pengeluaran beras Bulog bisa menyentuh 1,2 juta ton.

Dengan asumsi Bulog tak lakukan penyerapan, maka sisa pasokan Bulog pada awal April diperkirakan mencapai 1,5 juta ton.

Namun, antara April hingga Juli, panen raya diperkirakan bisa menambah pasokan beras Bulog sebanyak 1,8 juta ton.

Oleh karenanya, pasokan beras hingga Juli diperkirakan bisa mencapai 3 juta ton.

“Jadi ya insyallah tidak ada impor,” jelas pria yang akrab disapa Buwas ini di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (27/12).

Lebih lanjut ia menuturkan, keputusan untuk tidak mengimpor tahun depan sebenarnya juga sudah dikemukakan dalam rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian beberapa waktu lalu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*