Bulog Beberkan Penyebab Busuknya Ribuan Ton Beras di Sumsel

Ketua Komisi II DPRD Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatra Selatan, Andi Syaiban Hidayat sebelumnya mengungkapkan telah menyidak dua gudang beras milik Bulog di Belitang III dan Jatimulyo.

Saat sidak, ditemukan ribuan ton beras busuk. Dengan temuan beras busuk tersebut, dia meminta Direktur Utama Bulog Budi Waseso (Buwas) terjun langsung ke Sumsel untuk melihat.

“Kalau bisa Buwas datang lah ke sini dan lihat langsung itu. Dari lima gudang di OKU itu kita baru periksa langsung dua gudang, itu sudah ada sekitar 1.150-an ton beras yang busuk,” kata Andi saat dihubungi, Senin (11/2).

Andi menuturkan saat ini pihanya sudah memanggil pimpinan Bulog Divre III OKU.

Dalam pertemuan Rapat Dengar Pendapat tersebut, kata dia, terungkap ada ancaman-ancaman kepada Bulog dari pemasok beras.

Baca Juga: Penanganan Beras di Gudang Bulog Dinilai Langgar Aturan

Menurutnya, memang ada beras yang kualitasnya buruk dan ada beras yang sudah lama berada di gudang.

Ia pun menanyakan ke Bulog kenapa mau menerima beras dengan kualitas buruk.

“Ada beras yang mereka terima Oktober 2018, baru 4 bulan tapi busuknya sama seperti beras yang sudah 2016-2017, saya tanya ini kok bisa bagaimana? Ternyata mereka itu takut dengan ancaman-ancaman dan bahkan minta kita (DPRD) semacam mengawal lah,” ujarnya.

Sebelumnya kualitas beras busuk diketahui dari petugas pemeriksa mutu beras yang independen.

Pemeriksa beras itu, kata dia, bukan dari pemerintah dan bukan dari Bulog.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*