BULOG Belum Kantongi Izin dari Pemerintah untuk Impor 1 Juta Ton Beras

beras impor
Sejumlah pekerja menurunkan beras impor asal Vietnam dari kapal di Pelabuhan Indah Kiat, di Merak, Cilegon, Banten. Foto: ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

Perum Bulog mengaku belum menerima Surat Perizinan Impor (SPI) dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) terkait rencana impor beras 1 juta ton pada awal tahun ini. Sekretaris Perum Bulog Awaluddin Iqbal mengatakan dokumen resmi sebagai syarat impor belum ada.

“Sampai sekarang masih belum ada dokumen itu (SPI),” katanya kepada kumparan, Kamis (11/3).

Iqbal menyatakan saat ini Perum Bulog menunggu penerbitan SPI jika memang dibutuhkan untuk melakukan impor. Namun pihaknya akan memprioritaskan penyerapan dari petani lokal pada periode panen raya saat ini.

“Karena untuk pengadaan beras pemerintah. Sumber pangan dalam negeri pertimbangan panen atau kapan puncak panen,” tuturnya.

Saat ini ia memperkirakan stok beras cadangan pemerintah di gudang sebesar 800-900 ribu ton. Pada penyerapan periode panen raya Maret-April-Mei pihaknya optimistis mampu menyerap hingga stok standar di Bulog 1-1,5 juta ton.

“Bulan April-Mei di bulan maret ini di beberapa wilayah tahun sebelumnya gabah beras petani melalui pengiriman. Dan kita optimis bisa tercapai stok yang harus ada di bulog 1-1,5 juta ton,” sambungnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*