BULOG dan Food Station Diminta Amankan Stok Pangan

https://ekbis.sindonews.com/read/1237666/34/perhepi-pilih-pendekatan-intervensi-daripada-het-1504797529

Sudah menjadi siklus tahunan bahwa menjelang akhir tahun permintaan kebutuhan bahan pokok meningkat.

Biasanya kenaikan permintaan terjadi seiring dengan adanya perayaan Natal dan Tahun Baru, sehingga akan diikuti dengan kenaikan harga pangan.

Untuk mengantisipasi kenaikan harga pangan di luar batas yang wajar, pemerintah pun mulai sibuk melakukan koordinasi antar kementerian dan lembaga untuk menjamin ketersediaan pangan dan stabilisasi harga

Setelah Kementerian Pertanian (Kemtan), kini giliran Kementerian Perdagangan (Kemdag) memastikan kepastian stok pangan tersedia.

Untuk itu pada akhir pekan lalu, Kemdag mengundang PT Food Station Tjipinang Jaya (FSTJ) dan Perum BULOG serta sejumlah pengusaha dan lembaga yang pengawas semisal Satgas Pangan untuk membahasnya.

Dalam kesempatan itu Kemdag meminta agar para pihak saling membantu untuk memastikan pasokan pangan tersedia di pasar sehingga harga tidak bergejolak.

Menurut Direktur Utama PT FSTJ Arief Prasetyo Adi yang hadir dalam pertemuan tersebut, pertemuan membahas ketersediaan pangan menyambut akhir tahun dan awal tahun aman.

Kemtan menjamin ketersediaan pangan, sementara Bulog dan FSTJ diminta mengeluarkan stok.

“Dalam pertemuan itu yang dibahas adalah stabilitas harga dan ketersediaan pangan. FSTJ dan BULOG diminta melakukan pengamanan dengan menyalurkan bahan pangan bila terjadi kekurangan,” ujarnya.

Untuk memastikan ketersediaan bahan pangan, pemerintah telah meminta Satgas Pangan bekerja optimal mengawasi adanya penyimpangan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*