BULOG Segera Bangun 6 Pusat Pengolahan Pascapanen Jagung

jagung

Perum Bulog berencana membangun 6 unit corn drying centertahun ini di enam lokasi berbeda dengan nilai investasi sebesar Rp400 miliar.

Direktur Pengembangan Bisnis Bulog Imam Subowo menyebutkan masing-masing corn drying center tersebut akan terdiri atas dryer dan silo untuk jagung. “Kapasitasdryer 90 ton per hari dan kapasitas silo 9.000 ton,”katanya, Rabu (3/7/2019).

CDC tersebut rencananya akan dibangun di Jawa Tengah 2 unit dan Gorontalo, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, serta Lampung masing-masing 1 unit.

Pembangunan 6 unit tersebut merupakan bagian dari rencanan investasi Bulog sepanjang tahun dengan pendanaan yang berasal dari penyertaan modal negara senilai Rp2 triliun yang didapat pada 2017 lalu.

Selain membangun silo, Bulog juga berencana mengadakan 14 unit milling rice unit(MRU) dengan kapasitas 6 ton per jam.

Di samping itu, Bulog juga berencan membangun 1 unit gudang kedelai di Grobogan dengan nilai investasi sekitar Rp7 miliar setelah sebelumnya dibangun 2 unit dengan investasi Rp7 miliar- Rp10 miliar per unit.

Baca juga : BULOG Batal Ekspor Beras, Cek 5 Fakta Penyebabnya!

Adapula rencana pembangunan modern rice milling plant dan rice to rice, 4 unit gudang modern di Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Medan. “Model gudangnya offlinedan online, gudang komersil,” katanya.

Sementara itu Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Tri Wahyudi Saleh menyampaikan, pihaknya akan mengembangkan 6—10 silo dan alat pengering untuk jagung. Kapasitas setiap silo berkisar 3.000—5.000 ton.

“Kita perlu jumlah daya tampung yang pasti. Makanya minta rekomendasi Kementan dimana sentral produksi jagung. Saat ini sedang proses mencari tanah dan studi kelayakan,” ujarnya kepada Bisnis.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*