BULOG Sewa Gudang untuk Atasi Penumpukan Beras

stok beras bulog

Saat ini terjadi penumpukan stok cadangan beras pemerintah atau CBP di gudang Perum Bulog. Hal ini disebabkan kanal penyaluran yang menyempit dan penyerapan dalam negeri terus berlangsung.

Bulog menyewa gudang yang diharapkan bisa menjadi salah satu solusi mengatasi masalah ini.

Stok CBP yang ada di gudang Bulog berkisar 2,1 juta – 2,2 juta ton. Angka ini menunjukkan adanya potensi penumpukan di gudang Bulog,

“Kalau tidak salah, Bulog sewa gudang (untuk mengatasi penumpukan),” kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat ditemui di Jakarta, Rabu (3/7/2019).

Amran menambahkan, penuhnya gudang Bulog tersebut merupakan hal yang positif. Artinya, produksi beras dalam negeri berjalan sehingga Bulog dapat terus melaksanakan tugas penyerapan dalam negeri.

Baca juga : Kebijakan Baru Mengungkit Penyerapan dari Petani di Karawang

Dari neraca pengadaan, stok CBP tersebut berasal dari sisa stok sepanjang 2018 yang sebesar 2,1 juta ton. Adapun penyerapan beras sepanjang 2019 hingga pertengah Juni mencapai 676.501 ton.

Di sisi lain, Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pengelolaan CBP menyatakan, Perum Bulog harus melepas beras yang telah disimpan dalam jangka waktu minimal empat bulan.

Pelepasan CBP tersebut mesti berdasakan keputusan rapat koordinasi terbatas di tingkat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyebutkan kapasitas maksimal gudang Bulog untuk penyimpanan beras sebesar 2,7 juta ton.

“Karena penyerapan harus tetap berjalan, sewa gudang menjadi pilihan,” ucapnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*