BULOG Siap Jadi Penyalur Beras dan Sagu untuk BPNT

bpnt bulog

“Mereka harus menjaga kualitas beras dan kami percaya Bulog bisa,” ujarnya saat ditemui usai rapat tingkat menteri (RTM) BPNT, di Kemenko PMK, di Jakarta, Senin (8/7).

Sedangkan di daerah-daerah yang tidak mengkonsumsi nasi, dia melanjutkan, maka Kemensos akan membahas jenis kearfian lokal ini dengan Bulog.

Ia mengakui, tidak semua daerah di Indonesia mengkonsumsi nasi contohnya Papua yang memakan sagu atau penduduk Madura yang memakan jagung.

Karena itu, ia menyebut Kemensos memperbolehkan KPM yang nantinya mengkonsumsi non-beras.

Ia menyebut tidak menutup kemungkinan membuat revisi peraturan menteri sosial (permensos) yang mengatur KPM di daerah-daerah membeli item makanan BPNT non-beras seperti sagu atau jagung.

Ia menyebut, Bulog yang nantinya menyediakan kebutuhan non-beras tersebut. Bahkan, ia menyebut Bulog juga nantinya menyediakan telur.

“Artinya kami memperbolehkan KPM membeli kebutuhan karbohidrat selain beras, sesuai kearifan lokalnya. Yang dilarang adalah menyalahgunakan uang bantuan BPNT untuk membeli rokok atau gula,” ujarnya.

Ia menjelaskan, total 10 juta KPM BPNT mendapatkan Rp 110 ribu setiap bulan untuk dibelanjakan di e-warong membeli kebutuhan pokok seperti beras dan telur.

Sumber : republika

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*