BULOG: Stabilisasi Harga Beras dan Gula Lancar

kunjungan ke pasar bulog
Dirut Perum Bulog Budi Waseso (kiri) berbincang dengan pedagang ketika meninjau kestabilan harga gula di Pasar Jatinegara, Jakarta, Jumat (15/5/2020).

Dirut Perum Bulog Budi Waseso memastikan stabilisasi harga bahan pokok beras dan gula melalui operasi pasar di seluruh Indonesia berjalan lancar.

Walau ia mengaku sebelumnya sempat mengalami keterlambatan izin impor gula dari Kementerian Perdagangan yang bisa menghambat program pemerintah soal pangan pokok.

“Berdasarkan pantauan kami yang terus menerus di tengah situasi perang mengatasi penyebaran Covid-19, harga beras sudah kembali normal sejak awal kemunculan wabah ini pada awal Maret lalu, sedangkan harga gula mulai terasa normal sejak Bulog melakukan operasi pasar khusus gula secara serentak di tanah air sejak awal Mei 2020,” kata Budi Waseso dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (21/5).

Budi Waseso mengemukakan hal itu menjawab pertanyaan wartawan soal peran stabilisasi harga kebutuhan pokok selama masa Covid-19. Harga gula dan beras sempat naik akibat kelangkaan bahan pangan pokok tersebut.

Buwas menegaskan, tidak ada alasan untuk menaikkan harga di tengah situasi saat ini.

Penanganan soal harga dan ketersedian beras segera ditangani Bulog lewat distribusi yang cepat dari gudang-gudang Bulog.

Perusahaan pelat merah tersebut juga menjamin kecukupan pangan pokok bisa bertahan hingga akhir tahun dengan stok beras yang dikuasai Bulog sebesar 1,4 juta ton yang tersebar merata di seluruh Indonesia.

Harga beras kini berkisar di harga Rp. 11.750 – 12.000,- per kilogram, sedangkan harga gula di pasaran ditetapkan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET- ketetapan pemerintah) senilai Rp12.500 per kilogram. Bulog sendiri menjualnya seharga Rp 11.900,- per kilogram.

“Stablisasi harga  adalah tugas dari pemerintah, maka Bulog akan habis-habisan melaksanakan amanah tersebut tanpa ada unsur kepentingan apapun kecuali kepentingan rakyat, terlebih ditengah situasi krisis seperti sekarang,”katanya.

Mengenai stok gula memang mulai langka menjelang akhir tahun. Sebagai antisipasi sejak November Bulog sudah mengajukan izin impor, namun baru diberikan Kementerian Perdagangan pada 7 April 2020.

1 Comment

  1. Apresiasi buat Perum BULOG yang telah bergerak tegakkan Stabilisasi harga di tengah kondisi pandemi covid19. Masyarakat mulai merasakan dalam kondisi sulit, Bulog hadir membantu keterjangkauan harga komoditi pangan. Bravo Perum BULOG.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*