BULOG Telah Serap Beras 1,23 Juta Ton Hingga Akhir November 2020

beras bulog jakarta
ILUSTRASI. Pekerja menimbang karung beras di Gudang Perum Bulog Divre DKI Jakarta dan Banten, Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (26/11/2020).

Hingga Akhir November 2020, Perum Bulog sudah menyerap gabah/beras sekitar 1,23 juta ton dari target pengadaan tahun ini sebanyak 1,4 juta ton.

“Pengadaan sampai akhir November sudah 1,23 juta ton. Sudah 88% dari target,” ujar Sekretaris Perusahaan Bulog Awaludin Iqbal kepada Kontan, Selasa (1/12).

Menurut Awaludin, pihaknya masih terus melakukan penyerapan di lapangan. Apalagi, bila melihat serapan pada November, masih ada serapan sekitar 140.000 ton. Menurutnya, angka serapan ini lebih tinggi dari dari bulan sebulannya. Dia mengatakan, ini menunjukkan bahwa masih ada gabah/beras yang harga jualnya sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP).

Selain itu, dia juga menyebut bahwa masih ada kegiatan penyerapan yang dilakukan di beberapa daerah seperti di Lampung dan Sulawesi Selatan. “Artinya bahwa stok di masyarakat itu masih ada, dan stok penggilingan masih ada. Ada penyerapan itu artinya bahwa harga itu masuk dan memungkinkan untuk kita melakukan penyerapan,” jelas Awaludin.

Adapun Awaludin mengatakan serapan beras tahun ini bisa saja melewati target 1,4 juta ton, tetapi bisa saja kurang dari target yang ditetapkan. Meski begitu, dia menegaskan bahwa target yang ditetapkan ini merupakan proyeksi yang ditetapkan Bulog untuk menjalankan tugas dan fungsi yang diemban.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*