Bulog Usul Evaluasi Harga Pembelian Beras

harga beras bulog

Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) mengusulkan evaluasi atas harga pembelian pemerintah (HPP) yang tercantum dalam Inpres Nomor 5 Tahun 2015 tentang Kebijakan Pengadaan Gabah/Beras dan Penyaluran Beras oleh Pemerintah.

Direktur Utama Bulog Budi Waseso mengemukakan HPP dalam aturan tersebut semakin jauh dari harga pasaran umum.

“Evaluasi HPP dalam Inpres dibutuhkan, mengingat posisinya semakin jauh di bawah harga pasaran umum. Syarat kualitas tidak lagi setara dengan syarat harga lagi ,” katanya dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, Senin (9/9/2019).

Adapun dalam Inpres yang dimaksud, harga pembelian gabah kering panen (GKP) dalam negeri dengan kualitas kadar air maksimum 25 persen dan kadar ham/kotoran maksimum 10 persen dipatok  Rp3.700 per kilogram di petani atau Rp3.750 per kilogram di penggilingan.

Sementara itu, GKP dengan kualitas kadar air maksimum 14 persen dan kadar ham/kotoran maksimum 3 persen ditetapkan di harga Rp4.600 per kilogram di tingkat penggilingan atau Rp4.650 per kilogram di gudang Perum Bulog.

Di sisi lain, laporan Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa selama Agustus 2019, rata-rata harga GKP di tingkat petani mencapai Rp4.759 per kilogram dan di tingkat penggilingan Rp4.856 per kilogram atau naik 3,04 persen dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada bulan sebelumnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*