Buwas Batal Mundur dari Bulog

bulog3

Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Budi Waseso mengaku tidak jadi mengundurkan diri dari jabatannya, seperti yang sempat diutarakannya ke publik pada awal pekan ini.

Hal ini lantaran perselisihan paham dengan Kementerian Sosial (Kemensos) sudah menemui jalan keluar.

Buwas, begitu ia akrab disapa, sebelumnya menyatakan siap mundur dari jabatan bila Kemensos mengambil alih 100 persen penyaluran beras untuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Pengambilalihan tersebut menurut dia, membuat perusahaan milik negara itu akan kehilangan ‘pasar’ bagi pasokan beras yang dimilikinya.

Namun, Menteri Sosial Agus Gumiwang akhirnya memberi kesempatan bagi Bulog untuk mengisi kebutuhan beras bagi program bantuan sosial (bansos) di bawah kementeriannya.

Agus tak hanya memberikan jatah porsi penyaluran sampai 100 persen, tetapi mendapuk Bulog sebagai manager supplier alias pengelola pasokan beras untuk BPNT.

Walhasil, keputusan Agus membuat Buwas tidak jadi meninggalkan jabatan bos Bulog. Sebab, ia menilai segala perselisihan itu sudah selesai dan menemukan jalan keluar.

“Loh kan sudah selesai ini, jadi tidak (jadi). Maksud saya kan begini, sekarang sudah diserahkan ke Bulog, berarti peran Bulog jelas kan,” ungkap Buwas di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (4/7).

Lihat juga: Kemensos Tunjuk BULOG sebagai Manajer Penyediaan BPNT

Lebih lanjut, ia pun berharap koordinasi antara Bulog dan Kemensos akan lebih baik lagi ke depan. Ia juga mengaku siap mengemban tugas baru yang diberikan oleh pemerintah melalui Kemensos.

Buwas juga mengklaim perusahaannya memiliki pasokan beras yang banyak dan berkualitas baik, sehingga bisa memenuhi kebutuhan beras program BPNT.

Bahkan, ia mengaku juga siap berkoordinasi dengan pihak swasta untuk bersama-sama memenuhi kebutuhan beras BPNT.

Pasalnya, sebagai manager supplier, bila Bulog tidak bisa memenuhi kebutuhan beras BPNT sendirian, maka Bulog harus merangkul pihak swasta untuk menutup kebutuhan tersebut.

“Tentu melibatkan swasta tidak masalah, yang penting ada yang bertanggung jawab dalam hal ini. Kami jadi bisa kontrol dan jamin kualitas,” ucapnya.

Lihat juga: Menko Darmin Pertanyakan Kemampuan Bulog Salurkan Beras

Kendati begitu, pria yang akrab disapa Buwas itu belum bisa memberi estimasi sekiranya berapa persen porsi penyaluran beras dari pihak swasta.

Ia mengatakan hal ini akan disesuaikan lebih dulu dengan pasokan yang ada di Bulog.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*