Buwas: BULOG Tetap Salurkan Beras untuk Rastra

stok beras bulog

DIREKTUR Utama Perum Bulog, Budi Waseso, menegaskan pihaknya tetap menyalurkan beras untuk program beras sejahtera (rastra). Sekalipun pemerintah telah mengonversi sebagian rastra menjadi program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Saat ini, penerima manfaat program rastra tidak lagi menerima beras, namun dalam bentuk uang atau BPNT. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, lanjut Budi, beras dari Bulog tetap harus terserap meski realisasinya tidak maksimal karena adanya BPNT.

Beras Bulog diarahkan untuk penyaluran rastra. Dalam dua bulan mendatang, kata Budi, pemerintah mempercepat penyaluran rastra sebanyak 300 ribu ton beras.

“Paling tidak 600 ribu ton harus bisa dikeluarkan. Itu harus mengikuti program pemerintah, yaitu rastra,” ujar Buwas, sapaan akrabnya, kepada wartawan di Kantor Wakil Presiden, Selasa (18/2).

Sisa beras impor pada 2018 yang tersimpan di gudang Bulog, berkisar 900 ribu ton. Pada 2018, Bulog mendapat tugas mengimpor beras dari sejumlah negara sebanyak 2 juta ton. Pada tahun ini, stok beras Bulog tercatat 1,8 juta ton.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*