DPR Dapati Gudang BULOG Padang Didominasi Beras Impor

beras Bulog

Komisi IV DPR RI dalam kunjungan kerjanya ke Sumatera Barat menemukan stok beras impor di gudang Bulog Padang jumlahnya jauh lebih besar dibandingkan dengan jumlah stok beras lokal.

“Rupanya Bulog kesulitan menyerap beras lokal”, ucap Hermanto, salah satu anggota Komisi IV DPR yang ikut dalam kunjungan tersebut dalam keterangan tertulisnya belum lama ini.

Dalam menyerap beras, jelasnya, Bulog berpatokan pada harga pembelian pemerintah (HPP) gabah. Namun nilai HPP terlalu rendah, harga di pasar lokal selalu jauh lebih tinggi.

“Di Sumatera Barat, para petani umumnya memproduksi beras premium yang dijual dengan harga di atas HPP,” katanya.

“Dari realitas tersebut, petani rugi bila menjual gabahnya ke Bulog. Sementara itu Bulog tidak bisa beli karena harus berpedoman pada HPP.  Karena tidak bisa beli beras lokal, akibatnya anggaran yang telah disediakan tidak terserap,” ucap Hermanto menambahkan.

Disisi lain, Bulog bertugas menjaga stabilitas harga beras agar inflasi dapat dikendalikan. Untuk melaksanakan tugas tersebut maka stok beras di Bulog harus cukup.

Karena stok beras tidak bisa dicukupi oleh serapan lokal maka Bulog mencukupinya dengan beras impor.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*