Guru Besar Unila: Waspada Risiko Defisit Beras di Musim Panen

beras bulog antara foto

Masa tanam kedua tahun ini terdampak corona, produksi musim panen periode Agustus-September diperkirakan tidak akan begitu besar.

Pengamat pertanian Bustanul Arifin mewanti-wanti pemerintah untuk menyiapkan antisipasi untuk meminimalisir risiko defisit pangan di saat musim panen nanti. Langkah seperti impor beras mulai perlu dipertimbangkan.

“Saya menduga Agustus mulai tipis, tipis banget sekitar Oktober-November. Biasanya 4 bulan November, Desember, Januari, dan Februari kondisinya kita emang defisit. Kalau nggak punya stok kan bahaya,” katanya kepada CNBC Indonesia, Jumat (15/5).

Upaya melakukan impor pun saat ini sebenarnya tidak mudah. Mengingat sejumlah negara baru dan baru akan melakukan pelonggaran karantina wilayah, diantaranya dua negara impor Indonesia, yakni Vietnam dan Thailand.

Bustanul menilai Indonesia perlu melakukan penjajakan mulai saat ini, apalagi harga beras pun diperkirakan bakal naik seiring permintaan yang besar dari negara lainnya.

1 Comment

  1. Adanya indikasi harga pangan naik saat panen melemahnya daya beli masyaralat terhadap pangan serta distribusi pangan terhambat seharusnya menjadi perhatian penuh pemerintah. Penyaluran bantuan sosial pangan melalui Kemensos dengan berbagai jenis program sudah diterapkan. Pengecualian aktivitas logistik dan dan pangan dalam PSBB juga diterapkan. Namun tiga pilar ketahanan pangan, stabilisasi, keterjangkauan dan ketersediaan relatif belum bisa terpenuhi secara aman. Apalagi perkiraan panen kedua kurang bagus. Sebaiknya harus diantisipasi, fungsi Bulog sebagai instrumen pemerintah penyangga pilar ketahanan pangan wajib dioptimalkan. HPP beras sebagai dasar pengadaan beras pemerintah oleh BULOG harus disempurnakan sampai Bulog optimal memenuhi stock cadangan pangan. Semoga dalam jangka pendek ini pemerintah mengeluarkan kebijakan yang efektif bisa mengantisipasi potensi gangguan ketahanan pangan.

Leave a Reply to Rudy Cancel reply

Your email address will not be published.


*