Harga Beli Beras BULOG Bebas

beras Bulog

Mulai tahun 2019, Perum Bulog akan bebas menyerap gabah/beras petani tanpa terikat patokan harga pembelian pemerintah (HPP).

Bulog diizinkan membeli beras pada tingkat harga berapa pun, dan menjualnya sesuai harga penugasan.

Selisih yang terjadi pada harga penugasan itu akan ditutup pemerintah.

Inilah jurus pemerintah untuk menghindari revisi Inpres No. 5 Tahun 2015 tentang Kebijakan Pengadaan Gabah/Beras dan Penyaluran Beras oleh Pemerintah, yang selama ini membelenggu Bulog.

Bayangkan, selama ini Bulog keteteran menyerap beras dalam negeri karena harga gabah kering giling (GKG) atau pun beras di petani sudah jauh di atas HPP, yang dipatok masing-masing Rp4.460/kg dan Rp7.300/kg di gudang Bulog.

Pembelian di luar HPP itu menggunakan payung hukum Perpes No.48 Tahun 2016 tentang Penugasan kepada Perum Bulog dalam Rangka Ketahanan Pangan Nasional.

Baca juga : Skema Pengadaan BULOG Tahun 2019

Berdasarkan Pasal 5 butir (3), Bulog diberikan fleksibilitas harga pembelian pangan jika harga rata-rata pasar di tingkat produsen di atas harga acuan atau HPP.

Nah, pertanyaannya, berapa fleksibilitas harga yang diberikan pemerintah?

Maklum, fleksibilitas harga bukan kebijakan baru, tapi sudah beberapa kali diterapkan, termasuk pada Februari 2018 yang memberikan kelenturan harga sampai 20%.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*