Harga Beras Alami Kenaikan, Pengamat: Pemerintah Terkena Dampak dari Kebijakan yang Dibuat

https://ekbis.sindonews.com/read/1237666/34/perhepi-pilih-pendekatan-intervensi-daripada-het-1504797529

Harga beras mengalami kenaikan pada awal 2018. Salah satu penyebab, karena pemerintah Indonesia belum dapat lepas dari ketergantungan terhadap negara lain.

Pada awal tahun 2018, harga beras di beberapa daerah di Indonesia mengalami kenaikan harga beras yang melewati batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional, harga rata-rata beras jenis medium di Jakarta Rp 14.100 per kilogram, melampaui HET yang ditetapkan sebesar Rp 9.450 per kilogram. Angka ini melebihi harga beras pada awal tahun lalu sekitar Rp 9.500.

Pengamat Sospol dan Intelejen, Karyono Wibowo menilai naiknya harga bahan pokok itu, karena sebagai negara merdeka, Indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. Sehingga, pemerintah memilih impor.

”Lihat saja dari kebutuhan pokok, Indonesia masih banyak impor dari negara tetangga. Contohnya seperti beras, sayur dan buah yang masih berasal dari Thailand dan Tiongkok (China,- Red),” ungkap Karyo, Selasa (9/1/2018).

Menurut dia, derasnya barang impor masuk ke tanah air termasuk bahan pokok merupakan bentuk dari neoliberalisme. Dia melihat ada penjajahan kebutuhan yang nanti akan berpengaruh terhadap regulasi negara.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*