Hari Pangan Sedunia, Pertanian Untuk Siapa ??

bulog dan petani

Sementara itu pemerintah melalui BULOG dengan program Sergap akan membeli gabah petani namun harga yang ditetapkan sangat jauh dari yang diharapkan oleh petani. Selain itu BULOG daya serapnya yang terbatas serta personil di lapangan yang sangat terbatas juga, sehingga program Sergap (Serap Gabah Petani) nyaris tidak dirasakan oleh petani.

Sebenarnya ada cara untuk menjaga harga Gabah di tingkat petani agar tetap tinggi yaitu dengan adanya pengamanan harga. Pengamanan harga tersebut perlu ada kerjasama antar pihak baik dari pemerintah, BULOG, perbankan dan stakeholder lainnya. Bersama-sama memikirkan cara terbaik untuk menyelamatkan harga gabah petani.

Saat ini ada Resi Gudang yang ditunjuk oleh BAPEPTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). Pengoptimalan resi gudang saat ini merupakan hal paling tepat dan paling mendesak untuk dilakukan. Untuk mengoptimalkan resi gudang yang harus dilakukan pemerintah saat ini adalah mensosialisasikan manfaat dari resi gudang tersebut kepada petani, supaya petani bisa menyimpan gabahnya dan mendapatkan pinjaman dari bank dengan menjaminkan gabah tersebut.

Dengan melihat kondisi diatas dimana petani selalu menjadi pihak yang dirugikan dan program-program yang dilakukan pemerintah pun dampak terhadap petani secara umum tidak terasa, ini menjadi pertanyaan besar untuk kita semua sebenarnya pertanian yang dilakukan oleh petani dan juga dibantu oleh pemerintah dengan program-programnya itu untuk siapa? Apa yang salah dengan petani kita dan apa yang salah dengan pemerintah kita.

Penulis : Ferdi Fathurohman
Dosen Agroindustri, Politeknik Neg Subang
SekJend HKTI Kab. Subang
SekJend Himpunan Alumni IPB Kab. Subang

Sumber berita : Kota Subang

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*