IKAPPI : Operasi pasar yang dilakukan Bulog kurang terasa

Harga pangan di Jakarta terpantau mengalami kenaikan dalam seminggu terakhir. Namun untuk komoditas beras, harga dipantau mengalami kenaikan Rp 100 per kilogram (kg)-Rp 200 per kg tiap harinya.

Diperkirakan bisa mencapai titik puncak di Februari bila tidak ditangani oleh pemerintah.

Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri menyampaikan harga beras dalam beberapa hari terakhir terus mengalami kenaikan.

“Permintaan memang tinggi karena natal tahun baru, sedangkan stok sepertinya tidak tersuplai baik sehingga harga naik,” katanya kepada Kontan.co.id

Baca Juga :  Badan Pangan Nasional dan Kebijakan Perberasan

Beberapa varietas beras yang ia laporkan naik adalah beras muncul yang pekan lalu seharga Rp 12.000 per kg dan hari ini di Rp 12.550 per kg. Beras perah, minggu lalu seharga Rp 12.100 per kg dan hari ini di Rp 12.800 per kg.

Baca juga : Bulog Bakal Operasi Pasar Besar-besaran di Januari-Maret 2019

Sementara, beras Ramos alias IR64, minggu lalu seharga Rp 11.000 per kg dan hari ini di RP 11.900 per kg. Dan beras ramos IR64 – II, minggu lalu di Rp 10.300 per kg dan hari ini di Rp 11.000 per kg.

Baca Juga :  Ekonom Sarankan Subsidi Silang Demi Cuan Holding BUMN Pangan

Harga-harga ini menurut Abdullah adalah kompilasi rata-rata dari harga beras di Jakarta.

Kenaikan harga ini juga tercermin dari perkembangan harga beras di situs resmi PT Food Station Tjipinang Jaya selaku indikator keadaan beras di Pasar Induk Beras Cipinang.

Leave a Comment