Ingin Beras Laris di eWarong, Bulog Harus Jaga Kualitas

beras

Perum Bulog (Persero) harus menjaga kualitas produknya jika ingin berhasil mengambil peran sebagai pemasok beras program bantuan pangan nontunai (BPNT) pemerintah.

Anggota Pokja Ahli Dewan Ketahanan Pangan Pusat Kudhori menyarankan agar pemerintah mengadopsi kebijakan penetapan Bulog sebagai penyalur beras untuk keluarga penerima manfaat (KPM) BPNT.

Di sisi lain, kebijakan tersebut akan menjadi solusi agar Bulog tetap memiliki kepastian jalur penyaluran beras sehingga stok tidak menumpuk dan penyerapan di tingkat petani berjalan maksimal.

“Namun, dengan catatan Bulog harus berubah dan bertransformasi dalam menyediakan berasnya di outlet-outlet BPNT. Tidak bisa dengan kualitas dan jenis yang ada sekarang sebab masyarakat penerima BPNT memegang kendali penuh atas uang yang mereka terima,” ujarnya, Minggu (12/5/2019).

Baca juga: Buwas : Serahkan Bantuan Beras ke Bulog, Mafia Bakal Bunuh Diri

Menteri Sosial Agus Gumiwang enggan berkomentar tentang wacana pengembalian skema bansos rastra.

Terkait dengan rencana skema Bulog sebagai pemasok tunggal beras di outlet BPNT, dia mengatakan, sejak awal Bulog diperbolehkan menjadi pemasok beras di eWarong.

“Hanya saja Bulog tidak bisa diberikan hak monopoli, karena kita juga mengundang pengusaha lokal. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan perekonomian di tingkat lokal,” jelasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*