Beras bulog

Kemendag Pastikan Harga Beras Masih Akan Stabil Kedepannya

Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus berupaya mengantisipasi penjagaan stok beras dengan persiapan tambahan pasokan untuk penguatan stok milik pemerintah dan untuk meningkatkan efektivitas intervensi operasi pasar.

Dikutip berdasarkan laporan perkembangan harga, inflasi, dan stok indikatif barang kebutuhan pokok pada Minggu (28/11), Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (Ditjen PDN) Kemendag menyampaikan bahwa pada saat ini Perum BULOG masih memiliki stok beras sebangyak 1,241 juta ton yang artinya masih akan bertahan selama 15,5 bulan.

Di samping itu, Kemendag juga telah mengirimkan Surat Mendag untuk Perum BULOG dengan No. 13/M-DAG/SD/1/2021 yang berisi penugasan kepada Perum BULOG untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga (KPSH) beras medium dengan menggunakan CBP.

Langkah tersebut ditempuh demi menjaga ketersediaan pasokan beras medium di pasar rakyat dan toko modern yang diselenggarakan selama tahun 2021.

Kemendag memperkirakan, harga beras akan terus stabil ke depannya. Kemendag juga akan terus berupaya menjaga ketersediaan cadangan beras pemerintah sebanyak 1,5 juta ton.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Kemendag akan terus mendorong Perum BULOG untuk senantiasa melakukan pengadaan bahan pokok di dalam negeri, utamanya pada daerah-daerah yang mengalami penurunan harga gabah atau beras di bawah HPP.

Baca Juga :  Pemda Nunukan Berharap Kehadiran BULOG di Perbatasan

Selain itu, Kemendag juga akan terus berupaya mendorong Perum BULOG untuk mengoptimalkan penyaluran bahan pokok dalam negeri, terutama melalui KPSH dan Bantuan Beras PPKM agar memberikan ruang untuk pengadaan dalam negeri.

Di sisi lain, saat ini Kemendag juga sedang melakukan penjajakan pelaksanaan Pilot Project dalam rangka penguatan penggilingan padi kecil.

Hal ini dilakukan melalui pemberian kredit oleh BRI kepada rakyat untuk memperkuat peran penggilingan padi dalam menyerap gabah petani di daerah.

Sumber : https://amp.kontan.co.id/news/kemendag-harga-beras-masih-akan-stabil-ke-depannya