Kemendag Segera Terbitkan Izin Impor 30 Ribu Ton Jagung

jagung impor

Kementerian Perdagangan (Kemendag) segera mengeluarkan izin impor 30 ribu ton jagung pada tahun ini. Impor tersebut untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan impor jagung akan dilakukan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni Perum Bulog.

“Surat permintaan impor Bulog baru sampai. Segera saya keluarkan (izin impor),” kata Enggar ketika ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (7/1).

Izin impor 30 ribu ton jagung ini menyusul izin tahun lalu sebanyak 100 ribu ton jagung. Enggar mengatakan tidak mengetahui besaran defisit jagung sehingga impor perlu diambil.

“Tanya sama yang (tugasnya) produksi,” ujar Enggar merujuk pada Menteri Pertanian Amran Sulaeman.

Minimnya pasokan jagung berdampak pada kenaikan harga pakan ternak. Kenaikan harga jagung ini berdampak pada kenaikan harga komoditas lainnya, antara lain daging ayam yang naik Rp 1.000 menjadi Rp 32.000 per kilogram.

Harga telur juga naik sejak November hingga awal Desember lalu, bahkan sempat mencapai Rp 25.000 per kilogram.

Hal ini telah disinggung Presiden Joko Widodo (Jokowi), pekan lalu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*