Kementan Minta BULOG Serap Gabah Petani 2 Juta Ton

gabah beras bulog

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, meminta Perum Bulog untuk melakukan penyerapan gabah petani secara optimal dalam musim panen raya rendeng yang akan tiba bulan Maret-Apri mendatang. Ia pun meminta Bulog untuk bisa melakukan penyerapan hingga 2 juta ton gabah sepanjang tahun.

“Kita sudah dalam persiapan. Sudah dibahas Bulog untuk segera mengeluarkan stoknya dan bisa melakukan penyerapan,” kata Syahrul usai Rakortas Pangan di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (17/2).

Syahrul menegaskan, Bulog harus segera melakukan penyaluran beras yang saat ini masih tersimpan di gudang melalui saluran-saluran yang ada. Dengan begitu Bulog bisa mempersiapkan diri untuk menyambut panen raya padi pertama tahun ini.

Lebih lanjut, ia pun memastikan ketersediaan beras hingga Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada bulan Mei mendatang dipastikan aman. Berdasarkan data perkiraan Kementan, perkiraan produksi beras Januari-Mei mencapai 14,21 juta ton sedangkan kebutuhan sebesar 12,6 juta ton.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi, menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan para penggilingan padi untuk bisa ikut melakukan penyerapan gabah pada musim panen raya pertama. Adapun jumlah penggilingan padi kecil, mengutip data terakhir BPS tahun 2012 sebanyak 169 ribu unit.

Ia berharap, tidak ada kejatuhan harga gabah pada panen Maret-April mendatang. “(Selain Bulog) Kita kan pakai penggilingan sudah kita siapkan dan antisipasi. Insya Allah harga tidak jatuh. Kita akan kejar,” katanya

Suwandi mengatakan, Kementan sudah melakukan persiapan dan bersinergi dengan Bulog, penggilingan, hingga para penerima beras sekaligus lembaga keuangan untuk melakukan stabilisasi harga gabah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*