Operasi Pasar BULOG Melonjak Tiga Kali Lipat

bantuan beras

Volume penyaluran beras Perum Bulog dalam kegiatan operasi pasar hingga pertengahan Juli 2020 melonjak tiga kali lipat lebih dari posisi akhir Juli 2019. Permintaan beras diakui Bulog mengalami peningkatan signifikan lantaran pandemi virus corona yang melanda Indonesia.

Hingga 15 Juli 2020, volume penyaluran beras dalam program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) mencapai 819.891 ton. Sementara, di tahun lalu realisasi KPSH per akhir Juli 2020 baru mencapai 248.000 ton.

Sekretaris Perusahaan Bulog, Awaluddin Iqbal, mengatakan, situasi pandemi secara langsung membuat permintaan beras jauh meningkat. Terleih lagi banyak kegiatan kemanusiaan di berbagai daerah dan melibatkan Bulog sebagai penyuplai beras.

“Tentu ini membutuhkan beras dalam jumlah relatif besar dan tentunya akan ada keseimbangan,” kata Awaluddin kepada Republika.co.id, Kamis (16/7).

Ia menuturkan, dalam program operasi pasar, harga beras yang dilepas Bulog untuk zona I yakni Rp 8.100 per kilogram (kg), zona 2 sebesar Rp 8.600 per kg, serta zona 3 Rp 8.900 per kg. Menurut dia, kesiapan Bulog dalam menyalurkan beras di masa pandemi berdampak pada upaya penjagaan stabilisasi harga dalam negeri di tengah menurunnya daya beli.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*