Penerapan BPNT Akan Mengurangi Outlet BULOG

kartu sejahtera bpnt bulog

“Program ini terkesan terburu-buru. Untuk pelaksanaan distribusi Rastra perlu dilakukan bertahap dari daerah urban, sub urban, dan rural. Distribusi dengan sistem kartu ini bisa bermasalah untuk masyarakat di remote area karena tidak ada jaringan internet,” tuturnya.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum BULOG Karyawan Gunarso mengatakan, BULOG sebagai operator akan mendukung program pemerintah. Namun pihaknya mempertanyakan peran BULOG terkait Inpres nomor 5 tahun 2015 tentang pengadaan gabah beras dan penyaluran beras oleh pemerintah.

“Kalau Rastra berubah menjadi BPNT dan penyediaan beras menjadi free market diserahkan menjadi pangan non tunai, maka yang perlu diperhatikan apabila BULOG tetap melaksanakan Inpres no 5 adalah serapan BULOG ini di aspek hilir outletnya seperti apa,” ungkapnya.

Karyawan menambahkan, opsi lainnya, BULOG menyarankan pemerintah untuk memperbesar CBP. “Yang jelas kami tetap melaksanakan Inpres nomor 5 tahun 2015 tapi harus ada opsi untuk outletnya. Kami mungkin menyarankan CBP. Pemerintah wajib mempunyai cadangan stok beras yang cukup,” tandasnya.

Sumber berita : Sindo News

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*