Penerapan Program BPNT Melalui E-Warong Terkendala Perangkat Elektronik

bpnt bulog

Anggota DPR RI Guntur Sasono menilai kebijakan pemerintah terkait pemberian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) melalui Elektronik Warung Gotong Royong (e-warong) masih terkendala perangkat elektronik.

Karena masih banyak di daerah e-warong yang belum memiliki perangkat elektronik yang digunakan untuk bertransaksi menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau non tunai.

Demikian diungkapkan politisi Fraksi Partai Demokrat itu ketika mengikuti Tim Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi IV DPR RI ke Kantor Badan Urusan Logistik (BULOG) Divisi Regional (Divre) Sulawesi Selatan, di Makassar, Senin (22/7/2019).

“Sejatinya program BPNT ini sangat baik untuk menanggulangi kemiskinan. Namun sayangnya di desa-desa masih ada warung yang belum memiliki perangkat elektroniknya.

Tentu ini menjadi permasalahan baru bagi masyarakat atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ketika mereka ingin menggunakan KKS untuk pengambilan bantuan pangan di e-warong serta melakukan transaksi pembelian bahan pangan lainnya,”ujar Guntur.

Baca juga : Kementan-BULOG Sepakat Tingkatkan Serapan Gabah Petani

Diketahui, e-warong merupakan agen bank, pedagang atau pihak lain yang telah bekerja sama dengan bank penyalur bantuan dan sudah ditentukan sebagai tempat pencairan, penukaran dan pembelian bahan pangan oleh KPM.

Seperti di pasar tradisional, warung, toko kelontong, warung desa, Rumah Pangan Kita (RPK) yang menjual bahan pangan, atau usaha eceran lainnya.

Selain itu, Politisi dapil Jawa Timur VIII ini berharap agar Badan yang dikepalai oleh Budi Waseso tersebut (BULOG), kembali dilibatkan sebagai penyedia dan pendistribusi beras sejahtera (Rastra) dalam program BPNT.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*