Per Mei 2018, Pengadaan Beras Bulog dari Dalam Negeri 800 Ribu Ton

Perum Bulog memastikan stok beras tetap aman selama periode Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 1439 mendatang. Hal ini diungkapan oleh Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog, Karyawan Gunarso saat meninjau langsung Pergudangan Bulog Divre DKI Jakarta dan Banten di Jakarta pada Kamis (24/5).

Untuk tahun 2018, Bulog memiliki target pengadaan 2,7 juta ton setara beras pada tahun 2018. Pengadaan Bulog dari dalam negeri hingga 23 Mei 2018 sebanyak 800 ribu ton setara beras, sedangkan realisasi impor beras telah mencapai 633 ribu ton. Adapun stok beras yang dimiliki Bulog adalah sebesar 1,3 juta ton.

Baca Juga :  Badan Pangan Nasional dan Kebijakan Perberasan

“Stok beras yang dimiliki Bulog saat ini adalah sebesar 1,3 juta ton. Ini sudah cukup memenuhi kebutuhan selama Ramadhan dan sampai Lebaran nanti, bahkan prediksi kami ini lebih dari cukup. Masyarakat tidak perlu khawatir, kami pastikan stok aman,” katanya.

Gunarso menambahkan, selain beras, stok pangan pokok lainnya yang dimiliki Bulog antara lain gula pasir sebanyak 176 ribu ton, daging kerbau sebanyak 4 ribu ton, jagung 245 ton, tepung terigu 789 ton, dan minyak goreng sebanyak 5,3 juta liter.

Baca Juga :  Ekonom Sarankan Subsidi Silang Demi Cuan Holding BUMN Pangan

“Selain itu, kami tetap melaksanakan penugasan Pemerintah dalam menyalurkan Bansos Rastra dan Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah di seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Leave a Comment