Peran BULOG Butuh Diperkuat

beras bulog

Ketua Umum Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perheppi) Bayu Krisnamurthi meminta pemerintah membuat aturan harga eceran tertinggi (HET) secara lengkap. Kebijakan HET yang tidak komprehensif akan memicu kebingungan semua pihak.

Bayu menilai, penetapan harga eceran beras akan memicu komoditas ini menjadi komponen barang yang harganya diatur pemeritah (administered price), sama seperti Bahan Bakar Minyak (BBM) dan listrik.

Menurut Bayu, penegakan hukum otomatis harus dilakukan. Namun, di sisi lain, pelaku usaha beras juga terdiri atas pedagang tradisional skala kecil.

“Kurang lebih 1.000 pedagang di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC). Kalau harga ini tidak bisa diterapkan di pasar bagaimana? Ini tantangan sulit kalau aturan tidak jelas,” kata Bayu di Jakarta.

Bayu mengusulkan, kapasitas Perum BULOG sebagai BUMN perberasan harus ditingkatkan. Seperti Pertamina yang menguasai sektor perminyakan dan gas serta PLN yang memegang penuh penyediaan listrik. Hal ini perlu dipikirkan pemerintah agar HET yang sudah ditetapkan menjadi efektif.

“Jadi kapasitas BULOG jangan hanya 8 persen tapi 70 persen. Sama seperti Pertamina dan PLN,” ujarnya.

Direktur Pengadaan Perum Badan Urusan Logistik (BULOG) Tri Wahyudi Saleh mengatakan, siap menjalankan tugas pemerintah, khususnya menjaga ketahanan pangan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*