Perum BULOG Optimistis Mampu Menyerap 1,45 Juta Ton Beras Pada 2021

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menuturkan, tahun ini Bulog menargetkan dapat menyerap minimal 1,45 juta ton beras.

Adapun kekuatan Bulog sebagai buffer stok beras untuk keperluan kekuatan pangan nasional ialah 3 juta ton. Namun dari total kekuatan Bulog tersebut tidak semuanya sebagai cadangan beras pemerintah (CBP).

Nantinya untuk kekuatan penugasan dari pemerintah sekitar 20% dan sisanya merupakan komersil. Namun Budi Waseso menambahkan, tidak menutup kemungkinan jika CBP masih memerlukan tambahan maka dapat menggunakan stok untuk komersil.

Baca Juga :  Ekonom Sarankan Subsidi Silang Demi Cuan Holding BUMN Pangan

“Stok kita ada 950.000 ton, tapi itu untuk CBP, padahal kebutuhan CBP kita dalam setahun itu 800.000 ton berarti kebutuhan CBP kita sudah lebih. Nah itu apakah berarti kita nggak nyerap lagi? Tidak dong tetap menyerap walaupun CBP kita terpenuhi,” kata Pria yang akrab disapa Buwas saat Diskusi Virtual Bulog, pada Rabu (3/2).

Maka dari perhitungan dan evaluasi stok serta kebutuhan untuk CBP, Buwas yakin tahun ini impor tak diperlukan. Dimana pada Maret, April hingga Mei mendatang akan memasuki masa panen raya.

Baca Juga :  Badan Pangan Nasional dan Kebijakan Perberasan

“Saya berhitung tidak akan impor, Maret nanti panen raya Maret, April, Mei kita bisa serap sebanyak mungkin,” ujarnya.

Leave a Comment