Perum Bulog Perbaiki Mutu Cadangan Beras Pemerintah

BERAS BULOG

Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) mulai melakukan perbaikan mutu cadangan beras pemerintah (CBP) yang tersimpan di gudang.

Perbaikan itu dilakukan seiring diterbitkannya Peraturan Menteri Pertanian Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah.

Regulasi tersebut mengamanatkan Bulog untuk melakukan disposal atau pembuangan beras yang sudah tersimpan di gudang lebih dari empat bulan.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik, Perum Bulog, Tri Wahyudi Saleh, mengatakan, saat ini, dari seluruh stok yang tersimpan di gudang, terdapat beras yang sudah berumur lebih dari empat bulan.

Namun, regulasi mekanisme pembayaran untuk pembuangan beras dari Kementerian Keuangan belum diatur lebih lanjut.

Baca juga : Stok Beras Menumpuk di Gudang, Pengamat: Perlu Outlet Baru

Oleh sebab itu, Bulog berpotensi mengalami kerugian jika melakukan pembuangan beras tanpa kepastian pembayaran dari pemerintah.

“Kita tidak bisa disposal (membuang) beras begitu saja. Nanti siapa yang bayar? Masih ada regulasi dari Kementerian Keuangan (PMK) yang masih dibahas,” kata Tri kepada Republika, Senin (4/3).

Tri mengatakan, Permentan Nomor 38 Tahun 2018 merupakan aturan hulu dalam mekanisme pembuangan beras sedangkan PMK adalah regulasi hilir.

Sejauh ini, Tri mengatakan Bulog bersama Kementerian Keuangan masih melakukan harmonisasi regulasi.

Itu sebabnya, sementara PMK belum diterbitkan, Bulog berupaya melakukan perbaikan kualitas beras yang telah tersimpan lebih dari empat bulan.

“Kami masih merawat. Dipelihara. Dibuka gudangnya. Sebetulnya, banyak juga beras yang sudah enam bulan bahkan satu tahun tapi masih bagus,” kata Tri.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*