Perum BULOG Targetkan Penyerapan Beras 1,8 Juta Ton pada 2019

Beras-bulog

Perum Bulog menargetkan penyerapan beras pada 2019 sebanyak 1,8 juta ton dengan stok cadangan beras pemerintah di gudang Bulog hingga akhir tahun ini tercatat sebanyak 2,2 juta ton.

“Untuk 2019, target sebanyak 1,8 juta ton, tapi kalau memang banyak pengeluarannya, Bulog akan serap kembali untuk menutup pengeluaran beras tadi,” kata Kepala Divisi Pengadaan Perum Bulog Taufan Akib pada bincang-bincang di Kantor Pusat Kementerian Pertanian Jakarta, Jumat(28/12).

Taufan menjelaskan target penyerapan beras pada 2019 memang lebih rendah dari target sebelumnya pada 2018 yang sebesar 2,7 juta ton.

Hal itu karena stok awal 2019 yang berasal dari gudang Bulog saat ini terbilang sangat aman sebesar 2,2 juta ton, sedangkan pada periode sama pada 2018 stok awal hanya berkisar 170.000 ton.

Saat ini Bulog masih melakukan penyerapan beras rata-rata sekitar 400 ton per hari dari wilayah Jawa maupun Papua.

Saat ini pengadaan beras dalam negeri masih berkisar 1,48 juta ton, namun masih akan terus bertambah hingga akhir tahun mencapai 1,5 juta ton.

Adapun total pengadaan beras Bulog pada 2018 ini sebanyak 3,28 juta ton dengan rincian pengadaan dalam negeri sebesar 1,5 juta ton dan pengadaan luar negeri (impor) 1,78 juta ton.

Sepanjang 2018 Bulog telah menyalurkan beras program Bansos Rastra sebanyak 1.208.026 ton dari pagu yang dialokasikan sebesar 1.217.205 ton.

Selain itu, Bulog juga telah menyalurkan 528.996 ton cadangan beras pemerintah (CBP) melalui Operasi Pasar dan sebanyak 6.744 ton CBP untuk bantuan bencana alam.

Sebelumnya Kementerian Pertanian memastikan pasokan beras dari petani aman hingga akhir tahun.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan sejumlah faktor yang membuat pasokan tetap aman di antaranya petani tetap menanam di musim kering, menerapkan tek nologi modern, pompanisasi, serta bangun embung.

“Ini sudah kami persiapkan selama tiga tahun sehingga kita optimistis tidak ada lagi paceklik,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Direktur Utama Perusahaan Umum Bulog Budi Waseso menegaskan stok beras aman ketika liburan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 sehingga masyarakat tidak usah khawatir.

”Tadi dicek semua, kemungkinan ada kenaikan (harga) atau tidak di akhir tahun. Intinya ya tidak karena kita berasnya banyak juga. Stok daging juga masih ada,” kata Budi Waseso baru-baru ini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*