Perum BULOG Tidak Akan impor Beras

bantuan beras

Buwas menegaskan, sebagai lembaga stabilisasi harga dan ketersediaan pangan, pihaknya harus ada di seluruh Indonesia. Karena itu kehadiran Bulog harus dirasakan masyarakat dari Sabang sampai Merauke. “Masayarakat harus terjamin pangan,” ujarnya.

Dikatakan, berdasarkan pengalaman untuk mengantisipasi kenaikkan harga, persiapannya harus jauh-jauh hari. Terutama, apa yang dibutuhkan masyarakat pada saat menjalanakan Puasa dan Lebaran nanti. Karena itu, Bulog sudah mulai mempersiapkan sejak awal tahun 2021.

“Dalam waktu dekat ada persiapan hari besar keagamaan yakn Puasa dan Lebaran, kurang lebih 2,5 bulan. Tentunya, sebagaimana kita alami, sebelumnya akan ada lonjakan, harga terutama kebutuhan pokok seperti beras daging, gula, minyak goreng, pemerintah dalam hal ini Bulog harus menyiapkan langkah antisipasi,” tuturnya.

Dikatakan, pemerintah melalui Kemenko Perekonomian sudah beberapa kali Rapat Koordinasi terbatas persiapan menghadapi Puasa dan Lebaran. Dengan langkah antisipasi dini diharapkan tidak ada lagi harga daging, bawang putih dangula yang tidak terkendali.

“Jadi kita persiapkan jauh-jauh hari,” ujarnya.

Dalam rakortas menurut Buwas, sudah ada prediksi, kebutuhan daging dan gula kemukinan akan melonjak. Karena itu Bulog sudah mengajukan untuk stabilisasi dengan operasi pasar agar tidak ada gejolak.

“Selama ini spekulan banyak berbuat, kenapa gula dipermainkan, karena pasar gula dan daging memang seperti itu. Sudah ada kartel,” tegasnya.

Sumber : https://wawasan.co/news/detail/16047/perum-bulog-tidak-akan-impor-beras

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*