Sebut RI Tak Kurang Pangan, Bulog: Beras Ada, Gula Berlimpah

Calon presiden nomor urut 02 menyinggung soal cadangan beras yang hanya bisa bertahan cuma 3 minggu.

Merespons pernyataan tersebut, Perum Bulog masih ada stok beras hingga 2,2 juta ton dan Februari hingga April ada panen, sehingga kebutuhan beras sampai akhir 2019 masih cukup.

Bukan itu saja untuk kebutuhan pangan lainnya, Bulog juga mengklaim bahan pangan seperti gula dan minyak cukup tersedia.

“Nggak ada kekurangan pangan kita ya, gula kita juga berlimpah ruah harga murah, minyak tuh liat murah,” kata Bachtiar kepada detikFinance, di Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Bachtiar mengatakan stok beras nasional akan aman hingga akhir tahun nanti.

“Stok yang ada di Bulog 2.2 juta ton, nggak ada masalah sampai Mei pun, ini Februari udah mulai panen lagi, nggak ada masalah, sampai akhir tahun pun juga nggak ada kekurangan beras kita,” kata dia.

Baca juga: Bantah Prabowo soal Beras, Bulog: 3 Minggu dari Mana?

Selain itu, Bachtiar menambahkan, Bulog rutin operasi pasar beras sehingga harga tetap terkendali Stok yang dimiliki masing-masing pasar pun tergolong aman.

“Bulog saja operasi pasar terus, ya kan nggak ada masalah, kita berbicara stok untuk wilayah Indonesia itu saya rasa aman, pertama kita lihat dipasar-pasar itu kan stok,

food station (Pasar Induk Beras Cipinang) sendiri saja 50 ribu (ton), belum pasar-pasar lain Kramat Jati, Bekasi kan ada beras semua,” tutur Bachtiar.

Ada Stok 2,2 Juta Ton dan Panen Raya, Beras Cukup hingga Akhir 2019

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut cadangan beras hanya mampu bertahan hingga 3 minggu.

Dimintai komentarnya, Perum Bulog menjelaskan kondisi sok beras saat ini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*