Tujuh Provinsi Defisit Beras, BULOG: Sudah Kami Antisipasi

kualitas beras bulog

“Bulan April ini contohnya, kami siapkan pengiriman hampir 40 ribu ton ke daerah-daerah yang mengalami defisit. Jadi gudang beras yang kita punya selalu kita isi dan penuhi,” kata Tri.

Pihaknya menyampaikan, ada atau tidak ada pandemi Covid-19, manajemen stok Bulog dengan cara perpindahan beras antar provinsi terus dilakukan. Adapun untuk proses penyerapan gabah saat musim panen kali ini, masih terus dilakukan.

Menurut dia, rata-rata harga gabah di wilayah panen masih sekitar Rp 4.600 – Rp 4.700 per kilogram (kg) dari sebelumnya Rp 4.900 per kg. Sudah terdapat penurunan harga, namun masih tetap di atas harga acuan pembelian oleh Bulog sebesar Rp 4.200 per kg.

“Kita harapkan karena puncaknya masih sampai Mei, harga bisa segera turun. Tapi, kami juga membeli gabah petani diatas harga acuan untuk dijadikan beras komersial,” katanya.

Sumber : https://republika.co.id/berita/q9jnb2396/tujuh-provinsi-defisit-beras-bulog-sudah-kami-antisipasi

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*