Untung Rugi Bantuan Pangan Pakai Kartu Subsidi

kartu keluarga sejahtera

Pemerintah secara bertahap mulai mengalihkan bantuan beras rastra, dan mengubahnya menjadi bantuan pangan non tunai Rp 110.000 per bulan menggunakan kartu subsidi. Dengan kartu yang diterbitkan bank, keluarga miskin bisa menggunakannya untuk ditukar dengan dengan beras, telur, minyak goreng, dan gula.

Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos, Andi Dulung, mengungkapkan kelemahan dari bantuan lewat kartu ini yakni pemerintah tidak mengontrol harga pangan yang dijual oleh e-warong, sebutan untuk toko pangan yang ditunjuk untuk menjadi agen penjual bahan pangan untuk penerima bantuan.

“Itu kelemahannya, jadi harga beras misalnya, itu terserah dari agen. Pokoknya satu bulan penerima dapat Rp 110.000, dia bisa beli beras di harga berapa pun. Kalau dia mau beli yang lebih mahal juga silakan. Tapi ingat, hanya bisa untuk membeli beras, telur, minyak goreng, dan gula,” ujar Andi di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (24/8/2017).

Namun demikian, kata dia, bantuan lewat kartu tersebut sebenarnya lebih menguntungkan untuk penerima bantuan ketimbang skema pemberian beras rastra.

Baca juga : 10 Juta Orang Tak Lagi Terima Beras Miskin, Diganti Subsidi Pakai Kartu

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*